Kehamilan membawa perubahan fisik maupun psikologis dimana dapat menimbulkan ketidak nyamanan terutama trimester III seperti sering buang air kecil, gangguan pernafasan, nyeri punggung, susah buang air besar, sulit tidur, dispnea, ketidaknyamanan pada perineum, kram otot kaki, varises, edema pada kaki, mudah lelah, perubahan mood, dan kecemasan. Permasalahan nyeri punggung saat hamil sering terjadi khususnya pada trimester kedua dan ketiga. Nyeri punggung bawah selama kehamilan berdampak pada psikologis, kehidupan sosial, dan kualitas hidup ibu hamil. Pengukuran nyeri punggung bawah menggunakan Oswestry Disability Index (ODI). Nyeri punggung bawah mempengaruhi 60-80% keadaan ibu hamil, di Jawa Timur sekitar 65% ibu hamil mengalami nyeri punggung bawah. Dua tahap dalam edukasi ini yaitu tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaan. Menggunakan metode sosialisasi dengan memberikan pre-test dan post-test dengan beberapa pertanyaan kepada ibu hamil. Terdapat penurunan nyeri yang dirasakan setelah diberikan latihan peregangan, koreksi postur dan breathing exercise. Intervensi edukasi di fasilitas kesehatan seperti praktik mandiri bidan sangat efektif dalam meningkatkan kualitas hidup ibu hamil dan mengurangi nyeri punggung bawah ibu hamil
Copyrights © 2025