Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak jangka panjang pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak di masa depan. Desa Betung Induk, Pali, masih menghadapi tantangan dalam pencegahan stunting akibat kurangnya pemahaman masyarakat terkait gizi seimbang, pola asuh, dan sanitasi yang baik. Oleh karena itu, program edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan bahaya stunting melalui metode partisipatif yang melibatkan edukasi, pelatihan, dan monitoring. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai stunting, konsumsi gizi seimbang, serta perilaku kesehatan yang lebih baik. Setelah edukasi, pemahaman masyarakat mengenai stunting meningkat dari 30% menjadi 75%, kepatuhan konsumsi tablet Fe meningkat menjadi 80%, dan kunjungan rutin ke posyandu bertambah dari 40% menjadi 70%. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan akses bahan pangan bergizi dan perubahan pola pikir masyarakat, hasil program ini menunjukkan bahwa edukasi yang berkelanjutan dapat memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan stunting. Dengan dukungan dari berbagai pihak, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Betung Induk, Penukal abab lematang ilir.
Copyrights © 2024