Kegiatan ini bertujuan menganalisis efektivitas model pemberdayaan masyarakat Dayak Bidayuh melalui pendekatan manajemen sumber daya manusia kolaboratif dengan memanfaatkan revitalisasi tradisi Gawai Sowa sebagai strategi pengembangan kapasitas lokal di wilayah perbatasan Bengkayang. Secara spesifik, tujuan kegiatan mencakup: (1) identifikasi potensi dan tantangan implementasi manajemen SDM kolaboratif, (2) analisis peran revitalisasi Gawai Sowa dalam penguatan kapasitas lokal, (3) perumusan model integrasi pemberdayaan SDM dan pelestarian budaya, serta (4) evaluasi dampak program terhadap kesejahteraan masyarakat. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif dengan pengumpulan data melalui observasi kegiatan Gawai Sowa, Forum Group Discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan, dan wawancara mendalam terhadap 21 partisipan di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang pada Mei-Juni 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal Gawai Sowa dalam model pemberdayaan terbukti efektif meningkatkan kapasitas masyarakat secara holistik, tercermin dari peningkatan pendapatan keluarga sebesar 42 persen, penguatan kohesi sosial (indeks 6.2 ke 8.1), serta revitalisasi budaya yang berkelanjutan melalui enam dimensi tradisi (spiritual, sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kelembagaan).
Copyrights © 2025