Penggunaan bahasa yang efektif memegang peranan penting dalam penyusunan dan penyampaian bukti pertanggungjawaban belanja di Dinas Pariwisata Sumatera Selatan. Dalam era akuntabilitas dan transparansi, Dinas Pariwisata Sumatera Selatan dituntut untuk mampu menyusun laporan keuangan yang informatif, jelas, persuasif dan mudah dipahami. Berdasarkan observasi dan analisis terhadap beberapa contoh bukti pertanggungjawaban belanja, diketahui bahwa meskipun Dinas Pariwisata telah menunjukkan kepatuhan dalam pelaporan, masih perlu adanya peningkatan kualitas penggunaan bahasa, kemampuan komunikasi tertulis, serta penyediaan informasi dalam berbagai bagian dokumen. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu Dinas Pariwisata Sumatera Selatan dalam mengoptimalkan penggunaan kalimat dalam bukti pertanggungjawaban belanja sebagai sarana utama untuk mencapai transparansi dan akuntabilitas.
Copyrights © 2025