Penyediaan perumahan melalui program perumahan bersubsidi merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam mengatasi permasalahan perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program ini tidak hanya berfokus pada kuantitas namun juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penghuni. Namun, masih terdapat tantangan dalam implementasinya, terutama rendahnya kualitas perumahan bersubsidi yang berdampak pada kepuasan penghuni sehingga berdampak pada Quality of Life penghuni. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat Quality of Life penghuni perumahan bersubsidi di Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pemerintah dan pengembang dalam meningkatkan kualitas perumahan bersubsidi, guna mewujudkan lingkungan hunian yang lebih layak dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif dengan metode kualitatif-kuantitatif dan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada dua perumahan bersubsidi di Kabupaten Rejang Lebong, yaitu Perumahan Griya Senopatich (kawasan perkotaan) dan Perumahan Bella Residency (kawasan pedesaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang mempengaruhi tingkat Quality of Life penghuni yaitu aspek fisik, sosial dan ekonomi. Aspek fisik terdiri dari kualitas hunian, aksesibilitas hunian dan ketersediaan dan kualitas prasarana, sedangkan aspek sosial terdiri dari kepuasan pada keamanan dan interaksi sosial penghuni, dan aspek ekonomi terdiri dari keterjangkauan harga dan family financial.
Copyrights © 2025