Penelitian ini mengungkapkan bagaimana perubahan sosial serta pola pikir generasi muda dapat melahirkan adanya degenerasi pengrajin di industri kerajinan tangan yang bukan hanya mengancam warisan budaya lokal Dusun Rejoso tetapi juga mengenai tantangan regenerasi pengrajin pada sektor pariwisata yang berkembang pesat. Fokus penelitian mengenai perubahan sosial yang melahirkan adanya degenerasi pemuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi yang mencari data penelitian melalui pengalaman subjek penelitian baik data observasi langsung ke lokasi penelitian, wawancara mendalam semi terstruktur agar lebih bebas berkomunikasi dan memberikan deskripsi yang rinci terkait permasalahan, serta dokumentasi. Berlokasi di Kampung Wisata UMKM Rejoso dengan subjek penelitian sebanyak 13 orang berkarakteristik usia 18-35 tahun pernah bekerja sebagai pengrajin maupun tidak, mengalami dan mengetahui serta memberikan opini sesuai permasalahan penelitian. Analisis temuan menggunakan teori sosiologi generasi oleh Karl Mannheim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama Dusun Rejoso mengalami perkembangan dari pertanian, industri hingga pariwisata yang dilakukan oleh para pemuda dusun tersebut sebagai bentuk kontribusi pengganti di sektor industri. Kedua kendala pada industri kerajinan melahirkan adanya degenerasi pemuda karena menurunnya pengrajin muda sehingga dapat merubah tatanan kondisi sosial masyarakat dalam keberlanjutan industri kerajinan tangan.
Copyrights © 2025