Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menghadapi erupsi Gunung Merapi, yang merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia dengan siklus letusan yang cukup singkat. Kesiapsiagaan di sini dipahami sebagai serangkaian upaya sistematis yang mencakup pemetaan wilayah yang rentan terhadap bencana, pengembangan sistem peringatan dini, serta pelaksanaan program mitigasi seperti Sekolah Siaga Bencana dan Desa Tangguh Bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis tindakan dan program yang dilaksanakan oleh BPBD DIY dalam meningkatkan kapasitas masyarakat di wilayah rawan bencana, agar mereka dapat merespons dengan cepat dan tepat saat erupsi terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem dan program yang diterapkan cukup efektif, masih terdapat tantangan dalam distribusi sistem peringatan dini yang belum merata.
Copyrights © 2025