Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik konseling kelompok dalam meningkatkan keterampilan sosial pada remaja di sekolah menengah di Indonesia. Desain quasi-eksperimental digunakan dengan melibatkan 60 siswa berusia 15–17 tahun, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Intervensi terdiri dari enam sesi mingguan terstruktur yang berfokus pada komunikasi, empati, kolaborasi, dan resolusi konflik. Data dikumpulkan menggunakan Skala Keterampilan Sosial yang telah tervalidasi dan dianalisis menggunakan uji t berpasangan dan uji t independen. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok eksperimen di semua dimensi, terutama dalam komunikasi dan kerja sama (p < 0.001). Studi ini menyoroti nilai konseling kelompok berbasis sekolah sebagai strategi praktis untuk mendorong perkembangan sosial remaja.
Copyrights © 2025