Kulit manggis (Garcinia Mangostana L.) terbukti mengandung senyawa bioaktif seperti xanton, flavonoid, dan antosianin yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Penelitian ini secara tegas meninjau pengaruh jenis pelarut terhadap efektivitas ekstraksi senyawa antioksidan menggunakan metode sonikasi ultrasound (UAE). Kajian ini dilakukan melalui analisis kritis terhadap tiga jurnal ilmiah yang menggunakan pelarut berbeda, yaitu etanol 96%, metanol, dan akuades. Hasil telaah menunjukkan bahwa jenis pelarut sangat menentukan kualitas ekstrak, mulai dari rendemen, kadar total senyawa fenolik dan flavonoid, hingga nilai aktivitas antioksidan (IC50). Etanol 96% terbukti sebagai pelarut paling unggul dalam mengekstraksi senyawa antioksidan dari kulit manggis, diikuti oleh akuades sebagai pelarut polar. Berdasarkan temuan ini, pemilihan pelarut tidak dapat diabaikan dan harus disesuaikan dengan karakteristik senyawa target untuk menghasilkan ekstrak dengan aktivitas antioksidan maksimal
Copyrights © 2025