Latar belakang penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya program imunisasi anak sebagai upaya pencegahan penyakit menular. Namun, pengelolaan data imunisasi yang masih bergantung pada pencatatan manual sering kali rentan terhadap kesalahan dan membutuhkan waktu lebih lama dalam proses pelaporan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi petugas kesehatan dalam penggunaan aplikasi, baik dari segi pelatihan, adaptasi terhadap teknologi, maupun infrastruktur yang mendukung aplikasi. Metode: Jenis Penelitian ini adalah Kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 12 petugas kesehatan yang terlibat langsung dalam penggunaan aplikasi ASIK, serta observasi partisipatif terhadap proses pencatatan imunisasi. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengidentifikasi tema-tema utama terkait kelebihan, kekurangan, dan tantangan penggunaan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi ASIK berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan data imunisasi, mengurangi kesalahan pencatatan manual, dan mempercepat proses pelaporan. Namun, kendala yang muncul termasuk kurangnya pelatihan yang memadai untuk petugas kesehatan, serta masalah infrastruktur teknologi seperti konektivitas internet yang tidak stabil. Meskipun demikian, aplikasi ASIK diterima dengan baik oleh petugas kesehatan, dan mereka berharap ada perbaikan dalam pelatihan serta pengembangan aplikasi yang lebih ramah pengguna. Saran: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar dilakukan pelatihan berkelanjutan yang lebih mendalam untuk petugas kesehatan agar mereka dapat memanfaatkan aplikasi ASIK secara optimal, terutama bagi petugas yang belum terbiasa dengan teknologi digital. Selain itu, peningkatan infrastruktur teknologi, seperti koneksi internet yang lebih stabil dan perangkat yang memadai, sangat penting untuk memastikan kelancaran penggunaan aplikasi
Copyrights © 2025