Permasalahan konsentrasi belajar siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di kelas. Suasana yang monoton dan kurangnya variasi metode pembelajaran membuat siswa cepat merasa bosan dan kehilangan fokus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi siswa melalui penerapan permainan ice breaking di SD Kanisius Delanggu. Metode yang digunakan yaitu edukatif-partisipatif, dengan tahapan kegiatan berupa pembukaan, pelaksanaan permainan yang dirancang khusus untuk kelas IV dan V, serta penutupan melalui refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan perhatian dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran setelah mengikuti ice breaking. Permainan seperti “Ikuti Kata Saya,” “Konsentrasi Buah,” “Tepuk Warna,” hingga “Semut & Gajah” membantu siswa melatih fokus, daya tangkap, dan kerja sama kelompok. Guru juga menunjukkan ketertarikan untuk menerapkan permainan serupa di dalam pembelajaran. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa permainan ice breaking memiliki potensi sebagai strategi pembelajaran sederhana yang efektif dalam meningkatkan konsentrasi belajar, serta dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi bagian dari metode pengajaran rutin yang aplikatif dan menyenangkan.
Copyrights © 2025