Penelitian ini memanfaatkan metode kuantitatif untuk menganalisis strategi media sosial dan kualitas layanan debagai faktor penentu minat berkunjung kembali pelanggan Uli Beauty Studio di Medan. Di tengah persaingan industri kecantikan, media sosial seperti Instagram digunakan untuk menarik pelanggan, meski konten Uli Beauty Studio masih kurang variatif. Sampel sejumlah 100 responden diperoleh dengan teknik purposive sampling, memanfaatkan kuesioner menjadi data primer. Hasil analisis regresi membuktikan mengenai Social media marketing dan Service quality terdapat implikasi signifikan, baik secara parsial maupun simultan terhadap Revisit intention, dengan kontribusi sebesar 59,7%.
Copyrights © 2025