Salah satu perusahaan galangan kapal yang berlokasi di wilayah Merak dan mulai beroperasi sejak 2017 memiliki fokus pada jasa pembangunan dan perawatan kapal laut. Sebagai industri dengan tingkat risiko tinggi, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi aspek krusial untuk menjamin keselamatan tenaga kerja serta kelangsungan operasional. Penelitian ini bertujuan mengkaji kelayakan fasilitas dan implementasi prosedur K3 di perusahaan tersebut. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan data diperoleh melalui wawancara. Hasil menunjukkan bahwa perusahaan memiliki fasilitas pendukung yang cukup lengkap, seperti bengkel, dermaga, gudang, alat berat (crane, excavator, loader), serta perlengkapan K3 seperti APAR, hydrant, jalur evakuasi, dan sirine. Prosedur keselamatan diterapkan melalui safety briefing mingguan, kewajiban penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta sanksi bagi pelanggar. Namun, masih ditemukan kendala seperti rendahnya pemahaman terhadap prosedur keselamatan, belum adanya audit internal, serta sistem operasional yang masih bersifat manual.
Copyrights © 2025