Workforce Agility (WFA) merupakan kemampuan yang dibutuhkan bagi organisasi dalam menghadapi perubahan yang dinamis, termasuk bagi organisasi dengan nilai-nilai islami. Penelitian terdahulu menemukan bahwa WFA penting untuk dimiliki organisasi dibidang manufacture, kesehatan, dan perusahaan rintisan. Penelitian ini melibatkan Work Engagement (WE) dan Islamic Work Ethics (IWE) sebagai variabel prediktor dan WFA sebagai variabel kriteria. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji peran WE dan IWE terhadap WFA pada karyawan yang bekerja di instansi islami. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menyebarkan survei kepada 125 partisipan yang bekerja di instansi islami. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda untuk melihat peran antara WE dan IWE terhadap WFA. Hasil analisis menunjukkan bahwa WE dan IWE berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap WFA dengan nilai kontribusi sebesar 35.9%, sedangkan 64.1% lainnya dijelaskan dengan variabel lain yang tidak tercantum dalam penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki keterlibatan kerja yang tinggi dan menjunjung nilai islami cenderung adaptif, profaktif dan resilien dalam menghadapi perubahan organisasi.
Copyrights © 2025