Komunikasi interpersonal merupakan elemen penting dalam dunia pendidikan, terutama dalam interaksi antara guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola komunikasi interpersonal guru di dalam kelas serta pengaruhnya terhadap keaktifan siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur terhadap beberapa guru, ditemukan bahwa keterbukaan, perbedaan generasi, dan strategi komunikasi yang digunakan guru mempengaruhi efektivitas interaksi di kelas. Wawancara serta observasi partisipatif penelitian ini melibatkan 4 (empat) guru pelajaran umum kelas XI (sebelas) dan 1 (satu) orang guru bimbingan konseling Sekolah Menengah Atas (SMK). Hasil penelitian yang ditemukan yakni bahwa faktor keterbukaan, perbedaan generasi, serta pendekatan komunikasi yang diterapkan guru memiliki dampak signifikan terhadap efektivitas komunikasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Guru yang menerapkan pendekatan berbasis personal dan fleksibel cenderung lebih berhasil dalam meningkatkan partisipasi siswa. Hambatan komunikasi yang ditemukan meliputi perbedaan karakter siswa, keterbatasan adaptasi terhadap teknologi, serta faktor sosial-emosional yang mempengaruhi pemahaman siswa. Penelitian ini dikorelasikan dengan teori komunikasi interpersonal dan teori active learning yang keduanya menegaskan pentingnya pendekatan komunikasi secara langsung kepada siswa guna membangun sikap kritis dan aktif atas suatu pembelajaran.
Copyrights © 2025