Minat dalam membaca Masyarakat pedalaman di Indonesia relatif rendah karena terbatasnya beberapa unsur diantaranya akses informasi, infrastruktur, pendidikan dan literasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas gerakan literasi yang berkelanjutan sebagai strategi untuk memperkuat masyarakat pedalaman dalam meningkatkan minat dalam membaca. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus di SD Inpres 37 Desa Momiwaren, Manokwari Selatan, Papua Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan literasi berbasis masyarakat, taman baca, pojok baca disetiap kelas, dan pelatihan relawan literasi, mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan membaca. Selain itu, sinergi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan tokoh adat menjadi faktor penting dalam keberlangsungan program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi berkelanjutan yang disesuaikan dengan kearifan lokal efektif dalam memberdayakan masyarakat pedalaman secara partisipatif dan inklusif.
Copyrights © 2025