Status epileptikus merupakan kondisi kejang yang berlangsung lebih dari 30 menit. Pasien status epileptikus sering mengalami penurunan kesadaran dan gagal napas sehingga harus mendapatkan perawatan yang intensif di Intensive Care Unit (ICU). Salah satu terapi pada pasien status epileptikus dengan gagal napas adalah pemasangan dan pemberian ventilasi mekanik. Pasien yang terpasang ventilator dan terintubasi berisiko mengalami peningkatan jumlah sekret karena tersedasi dan posisi supinasi dalam waktu yang lama. Pembersihan sekresi jalan napas (suctioning) menjadi hal yang penting dilakukan untuk mencegah infeksi pernapasan, mempertahankan pertukaran gas, serta menyediakan oksigenasi yang memadai. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status oksigenasi sebelum dan setelah dilakukan suctioning. Peneliti mengumpulkan data dengan observasi, pemeriksaan fisik, memantau hasil pemeriksaan penunjang, serta melakukan intervensi suctioning berdasarkan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang ada. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Pemberian intervensi suction, baik dengan metode open suction maupun close suction yang dilakukan selama 5 hari terbukti dapat meningkatkan kadar saturasi oksigen dan menjaga frekuensi pernapasan dalam rentang normal.
Copyrights © 2025