Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengkaji peran Hamas sebagai bentuk perlawanan dan dinamika politik islam yang terlibat dalam upaya pembebasan Palestina. Metode yang penulis gunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber seperti artikel jurnal, buku, website, etc. Hasil dari penelitian ini adalah Hamas merupakan salah satu organisasi intra Islam yang dianggap sebagai simbol perlawanan rakyat palestina terhadap penduduk Israel. Salah satu strategi perlawanan Hamas yang paling menonjol adalah perang gerilya yang digunakan sebagai upaya untuk menghadapi keunggulan militer Israel. Perjuangan Hamas untuk membebaskan Palestina melalui dua jalur, yaitu jalur diplomasi dan jalur militer. Dalam perlawanannya, Hamas banyak berurusan dengan pihak lain, baik itu pihak yang pro maupun kontra. Hamas sering dianggap sebagai organisasi teroris oleh berberapa pihak karena perlawanannya yang keras, sehingga membatasi jalur diplomasi mereka di jalur internasional. Dengan kondisi yang seperti ini, tentu saja Hamas menghadapi dilema antara mempertahankan strategi perlawanan bersenjata atau mengadopsi pendekatan politik yang lebih moderat demi mengurangi isolasi internasional dan meningkatkan legitimasi pemerintahan mereka di Gaza.
Copyrights © 2025