Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran transparansi dan akuntabilitas dalam pencegahan fraud di PT Multi Karya Liftindo, sebuah perusahaan jasa penyewaan alat berat. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen dan staf, serta studi dokumentasi laporan keuangan dan kebijakan internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perusahaan belum memiliki unit audit internal formal, praktik transparansi melalui pelaporan terbuka dan komunikasi internal yang intensif telah membantu meminimalkan potensi fraud. Namun, kelemahan ditemukan pada aspek akuntabilitas, terutama terkait prosedur formal pelaporan, kurangnya dokumentasi, dan lemahnya sistem penghargaan dan sanksi. Penelitian ini merekomendasikan pembangunan sistem pelaporan formal, pembentukan unit audit internal, pemanfaatan teknologi digital, serta pelatihan anti-fraud untuk memperkuat tata kelola perusahaan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi perusahaan jasa lain dalam membangun sistem pengendalian internal yang efektif guna mencegah risiko fraud.
Copyrights © 2025