Indonesia berada pada peringkat ketiga di antara negara Asia Pasifik yang memiliki pertumbuhan dan penyebaran HIV dengan jumlah kasus sebanyak 46.000 kasus. Provinsi Jawa Timur ditetapkan sebagai wilayah dengan prevalensi HIV yang terkonsentrasi bersama lima provinsi lainnya, yaitu DKI Jakarta, Papua, Bali, Riau dan Jawa Barat. Pengetahuan menjadi salah satu faktor predisposisi dalam deteksi dini penyakit HIV, serta perilaku beresiko yang dapat menyebabkan penularan HIV/AIDS. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada komunitas kunci sebagai upaya meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan dan penularan HIV/AIDS. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan mengukur peningkatan pengetahuan responden melalui pretest dan postes setelah dilakukan intervensi. Intervensi berupa pemberian edukasi terkait pengetahuan pencegahan penularan HIV/AIDS. Intervensi yang akan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang perilaku seks yang aman serta pencegahan penularan HIV/AIDS akan dilakukan dengan melakukan edukasi pencegahan penularan HIV/AIDS di komunitas kunci di yayasan Mahameru terhadap 40 orang responden. Perilaku seksual berisiko seperti berhubungan seksual dengan pasangan tidak tetap, tidak menggunakan kondom saat berhubungan seksual, melakukan hubungan seksual di bawah pengaruh alkohol dan narkoba masih dilakukan oleh komunitas kunci. Tingkat pengetahuan terkait perilaku seksual berisiko, cara penularan HIV/AIDS dan cara pencegahan HIV/AIDS sebelum dilakukan edukasi masih rendah. Mayoritas responden belum memahami bahwa HIV dapat ditularkan secara paternal dari Ibu ke anak. Tingkat pengetahuan tentang kondom dan kegunaannya meningkat signifikan setelah kegiatan edukasi. Tingkat pengetahuan tentang penularan dan pengendalian HIV/AIDS meningkat signifikan setelah kegiatan edukasi.
Copyrights © 2025