Latar Belakang: Peningkatan jumlah penduduk dapat berdampak pada kualitas hidup manusia terutama masalah pada kesehatan ibu serta anak. Masalah yang muncul dalam hal kependudukan adalah angka kematian ibu. Faktor yang menyebabkan peningkatan jumlah penduduk adalah penurunan dalam pemakaian kontrasepsi yaitu unmet need KB. Wanita yang berada dalam usia subur dan tidak memakai alat kontrasepsi memiliki kemungkinan untuk hamil dan bisa menghadapi masalah selama kehamilan, melahirkan dan setelah melahirkan. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi faktor yang terkait dengan kebutuhan KB yang belum terpenuhi di kalangan wanita dalam masa subur. Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini adalah 111 responden wanita usia subur dengan unmet need KB yang diambil dengan cara purposive sampling di Puskesmas Nanggalo Padang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner serta dianalisis dengan uji Chi Square dan Analisa Regresi Logistik. Hasil : Hasil penelitian didapatkan bahwa usia (p=0,007), pengetahuan (p=0,003), Akses Informasi (p=0,005), Akses Fasilitas Kesehatan (p=0,648), Dukungan Suami (p=0,007), Peran Bidan (p=0,003).Dari analisis multivariat, faktor yang paling signifikan terkait unmet need KB adalah peran bidan dengan nilai Odds Ratio tertinggi mencapai 3.594. Kesimpulan: Terdapat keterkaitan antara usia, tingkat pengetahuan, akses informasi, dukungan dari pasangan, serta kontribusi peran bidan terhadap unmet need KB dan faktor yang paling dominan adalah peran bidan.
Copyrights © 2025