Pemberdayaan keterampilan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Banda Aceh (LPKA) merupakan salah satu upaya untuk memberikan keahlian yang dapat menunjang reintegrasi sosial anak-anak yang sedang menjalani masa hukuman. Program ini difokuskan pada pengembangan keterampilan kreativitas melalui kegiatan ecoprint, batik jumputan, dan cap motif. Ketiga kegiatan ini dipilih karena selain dapat meningkatkan keterampilan seni, juga memiliki nilai ekonomis yang bisa ditekuni di luar penjara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan program keterampilan di LPKA serta melihat dampaknya terhadap perkembangan mental dan keterampilan anak didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya memberikan keahlian baru, tetapi juga membangun rasa percaya diri, kerja sama, dan keterampilan berkomunikasi yang baik antar sesama anak didik.
Copyrights © 2025