Penelitian ini menganalisis efektivitas tata kelola informasi cuaca ekstrem badai siklon tropis berbasis media sosial di wilayah pesisir Daerah Istimewa Yogyakarta. Tiga fokus utama penelitian ini adalah: (1) pemahaman masyarakat terhadap informasi cuaca ekstrem melalui media sosial; (2) kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman badai siklon tropis berdasarkan informasi tersebut; dan (3) efektivitas tata kelola informasi cuaca ekstrem berbasis media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 200 responden dari tujuh kecamatan pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat berada pada kategori “sedang”, sedangkan kesiapsiagaan berada pada tingkat “sangat siaga”. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pemahaman belum optimal, masyarakat tetap tanggap terhadap informasi. Tingkat efektivitas tata kelola informasi dinilai “sangat efektif”, mengindikasikan bahwa media sosial berhasil menjadi sarana komunikasi yang luas dan membangun kesadaran risiko yang tinggi. Rekomendasi mencakup penguatan literasi kebencanaan digital, peningkatan komunikasi dari instansi resmi, dan strategi komunikasi inklusif lintas usia dan pendidikan.
Copyrights © 2025