Tambak karang adalah sebuah seni ukir milik masyarakat Kutai, khususnya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Seni ukir ini memiliki keunikan tersendiri karena mengambil kisah kelahiran Putri Karang Melenu, sosok ibu yang melahirkan Raja-Raja Kutai berikutnya. Tambak karang menjadi objek kajian semiotik pada penelitian ini dengan memanfaatkan semiotika Charles Sander Pierce. Melalui metode kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan simbol dalam tambak karang sebagai salah satu simbol identitas Kesultanan Kutai Kartanegara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan prosedur penelitian lapangan di mana peneliti langsung datang mengamati pada saat acara Erau Tenggarong berlangsung, khususnya pada saat ritual beluluh sultan dan ritual pelas. Hal itu dikarenakan tambak karang banyak dibuat pada saat ritual-ritual tersebut. Peneliti mengumpulkan data-data berkenaan tambak karang serta melakukan wawancara kepada pemangku adat sakral kesultanan yang mengetahui tentang makna pembuatan tambak karang, selain itu dokumentasi berupa gambar-gambar tambak karang dibuat melalui foto-foto untuk memperjelas proses analisis serta dokumentasi literatur tentang silsilah Kutai juga menjadi tambahan data dalam penelitian ini. Hasilnya pertama menunjukkan bentuk-bentuk ukiran yang terdapat di dalam tambak karang dan kedua menunjukkan makna simbol yang dapat mengungkap identitas Kesultanan Kutai. Kartanegara.
Copyrights © 2025