Jagung memegang peranan penting dalam sektor pertanian dan menempati peringkat ketiga sebagai tanaman pokok terpenting di dunia setelah beras dan gandum. Di Indonesia, jagung merupakan komoditas strategis yang banyak digunakan sebagai bahan pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri. Produksi jagung di Kabupaten Padang Pariaman berfluktuasi dari waktu ke waktu, sehingga memerlukan peramalan yang akurat untuk mendukung perencanaan dan pembuatan kebijakan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan rata-rata produksi jagung di Kabupaten Padang Pariaman selama kurun waktu lima tahun (2022–2026) dengan menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Beberapa langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, pengujian stasioneritas, pemilihan model, pemeriksaan diagnostik, dan peramalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ARIMA yang paling sesuai adalah ARIMA(1,0,0), yang menunjukkan bahwa model ini paling sesuai untuk memprediksi tren masa depan rata-rata produksi jagung di Kabupaten Padang Pariaman. Hasil prakiraan menunjukkan penurunan produksi jagung selama lima tahun ke depan, dengan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 7,57%, yang menunjukkan tingkat akurasi prakiraan yang tinggi. Temuan ini menyoroti perlunya intervensi strategis dari pemerintah dan petani untuk mengatasi masalah ini secara efektif.
Copyrights © 2025