Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan berdasarkan karakteristik hasil produksi perikanan menggunakan metode K-means. Penelitian menggunakan data produksi perikanan tahun 2023 yang mencakup variabel total produksi udang, bandeng, lele, nila, dan ikan mas. Metode K-means digunakan untuk mengelompokkan wilayah ke dalam tiga cluster: Cluster 1 yang dominan dalam total produksi lele (Makassar), Cluster 2 dengan dominasi total produksi udang, bandeng, nila, dan ikan mas (Bone dan Pinrang), serta Cluster 3 yang memiliki produksi yang lebih merata dan tanpa dominasi total produksi tertentu. Hasil clustering ini menunjukkan adanya variasi produksi perikanan yang signifikan di tiap daerah, yang dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan strategi peningkatan produksi di wilayah dengan hasil yang rendah.
Copyrights © 2025