Penelitian kami berfokus pada peningkatan potensi ekstrak labu kuning sebagai penghambat korosi yang berkelanjutan untuk aluminium (Al) dalam larutan 1 M HCl. Skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan diidentifikasi. Berbagai metodologi investigasi termasuk teknik eksperimental seperti Polarisasi Potensiodinamik (PDP) digunakan untuk mengevaluasi keefektifan inhibitor ekstrak labu kuning ini dalam menghambat korosi. Karakteristik permukaan Al yang terkorosi diperiksa dengan menggunakan kombinasi Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil elektrokimia menunjukkan bahwa efektivitas inhibitor bergantung pada konsentrasinya disini mencapai 82.28% pada 3000 ppm inhibitor ekstrak labu kuning. PDP menunjukkan bahwa kontrol inhibisi campuran secara efektif memperlambat korosi Al. Selanjutnya perilaku adsorpsi inhibitor ekstrak labu kuning ke Al mengikuti model isoterm Langmuir dengan sifat fisisorpsi. Analisis SEM lebih lanjut memverifikasi perubahan signifikan dalam morfologi permukaan dan kekasaran Al. Mekanisme adsorpsi dari inhibitor pada permukaan Al berhasil membentuk lapisan pelindung pada permukaan Al sehingga mengurangi laju korosi.
Copyrights © 2025