Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan perempuan melalui penerapan nilai-nilai spiritualitas Ursulin di SMA Santa Ursula Jakarta menimbang perlunya pemberdayaan perempuan di tengah maraknya diskriminasi terhadap perempuan. Artikel ini termasuk dalam jenis jurnal pendidikan dan sosial, dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami secara mendalam bagaimana nilai-nilai spiritualitas Ursulin (Serviam) diterapkan dalam proses pembentukan karakter siswi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kajian dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Santa Ursula Jakarta secara konsisten mengintegrasikan nilai-nilai spiritualitas Ursulin dalam sistem pendidikannya. Hal ini tercermin dari keberhasilan sekolah tersebut dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pemberdayaan perempuan, baik dari aspek pendidikan akademis, pengembangan keagamaan, pengasahan minat dan bakat, peningkatan kemandirian, maupun keterlibatan sosial. Integrasi nilai-nilai ini tidak hanya membantu siswi menjadi individu yang berkarakter spiritual tinggi, beriman, dan berakhlak baik, tetapi juga mendorong mereka untuk menjadi perempuan berkualitas, berintegritas, dan memiliki karakter yang kuat. Kesimpulannya, penerapan nilai-nilai spiritualitas Ursulin di SMA Santa Ursula Jakarta dapat dijadikan model bagi institusi pendidikan lainnya dalam merancang sistem pendidikan yang berperspektif pemberdayaan gender melalui pendekatan spiritual. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan yang mendukung pemberdayaan perempuan secara holistik.
Copyrights © 2025