Kandidat transplantasi organ berisiko tinggi untuk terjadinya komplikasi pasca operasi, terutama komplikasi paru yaitu infeksi dan non infeksi. Organisme penyebab infeksi pasca transplantasi dapat dibagi atas fase pasca transplantasi, maksimum imunosupresi dan sesudahnya. Infeksi dan mortalitas TB pada pasien transplantasi organ lebih tinggi dibandingkan populasi umum. Komplikasi non infeksi sesuai dengan jenis transplantasi organ. Penilaian risiko komplikasi melalui evaluasi riwayat, pemeriksaan fisik perioperatif, tes fungsi paru, radiografi thorax dan penilaian infeksi TB aktif maupun TB laten dilakukan pada seluruh pasien transplantasi organ. Beberapa skor prediktif yang dapat digunakan yaitu skor Azorullah, ARISCAT dan Gupta.
Copyrights © 2025