Digitalisasi ekonomi memberikan pengaruh positif pada perekonomian Indonesia sekaligus menjadikan persaingan usaha semakin ketat dan kompetitif. Untuk menghindari kebangkrutan setiap badan usaha memerlukan strategi yang ampuh dan mendukung pertumbuhan usaha. Salah satu strategi yang dapat diterapkan yaitu melakukan merger dua atau lebih badan usaha menjadi satu kesatuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel yang digunakan adalah laporan keuangan untuk 2 tahun sebelum dan 3 tahun sesudah aktivitas merger pada perusahaan PT. GOTO Gojek Tokopedia Tbk dengan tahun periode 2019-2024 setelah diterapkan teknik non probability sampling dengan metode sampel jenuh. Pengelolaan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon dan data envelopment analysis yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pada kinerja keuangan dan efisiensi operasional perusahaan sebelum dan sesudah merger. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan pada kinerja keuangan perusahaan sebelum dan setelah merger yang diukur menggunakan rasio keuangan CR, DAR, ROE, dan TATO. Sedangkan terdapat perbedaan yang signifikan pada efisiensi operasional perusahaan sesudah aktivitas merger.
Copyrights © 2025