Penggunaan media sosial yang berlebihan pada remaja, khususnya siswa SMP, dapat memicu berbagai dampak negatif seperti penurunan konsentrasi belajar, kecemasan, dan gangguan pengaturan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi dampak negatif penggunaan media sosial melalui layanan klasikal dengan teknik self monitoring pada siswa kelas VIII E SMPN 4 Madiun. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK). Subjek penelitian berjumlah 32 siswa.. Teknik pengumpulan data meliputi jurnal harian siswa, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik time series untuk melihat kecenderungan perubahan perilaku dan emosi dari waktu ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata durasi penggunaan media sosial dari 4,6 jam menjadi 1,2 jam per hari. Selain itu, terjadi perubahan positif dalam emosi siswa dari perasaan cemas dan lelah menjadi lebih tenang dan bahagia. Skala Likert yang digunakan untuk mengukur dampak intervensi menunjukkan bahwa tiga siswa berada pada kategori sangat baik dan dua siswa dalam kategori cukup baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa layanan klasikal dengan teknik self monitoring efektif dalam meningkatkan kesadaran diri, pengendalian perilaku bermedia sosial, dan kesejahteraan emosional siswa.
Copyrights © 2025