Pengendalian fraud di instansi pemerintah merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan sumber daya negara. Auditor internal memiliki peran krusial dalam mendeteksi dan mencegah terjadinya fraud dengan menilai sistem pengendalian internal yang ada. Namun, terdapat berbagai tantangan dalam pengendalian fraud, baik dari faktor internal seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya dukungan manajerial, dan kelemahan budaya organisasi, maupun faktor eksternal seperti kelemahan sistem hukum dan ketidakstabilan politik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi dalam pengendalian fraud dan peran auditor internal dalam mengatasi masalah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas pengendalian fraud, diperlukan penguatan kompetensi auditor internal, peningkatan dukungan dari pimpinan, serta pembaruan sistem hukum dan regulasi yang ada.
Copyrights © 2025