Pendidikan Islam menempatkan adab sebagai elemen sentral dalam proses pembentukan manusia yang utuh, melampaui sekadar transfer pengetahuan menuju pembinaan akhlak dan spiritualitas yang mendalam. Dalam konteks hubungan guru dan murid, adab bukan hanya cerminan sopan santun, tetapi juga menjadi manifestasi dari nilai-nilai akhlak Islami yang menghidupkan suasana belajar yang beretika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep adab dalam interaksi guru dan murid serta mengeksplorasi implikasinya terhadap terbentuknya lingkungan belajar yang harmonis, etis, dan spiritual di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan, memanfaatkan sumber primer seperti Al-Qur’an, hadis, dan karya ulama klasik, serta literatur sekunder terkait pendidikan karakter dan etika pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai adab dalam praktik pendidikan mampu memperkuat relasi guru-murid, menciptakan iklim kelas yang inklusif dan bermartabat, serta membentuk budaya sekolah yang berkarakter. Temuan ini merekomendasikan pentingnya sistematisasi internalisasi nilai adab dalam kurikulum, pelatihan guru, dan budaya kelembagaan guna membangun generasi yang unggul secara intelektual dan berkepribadian luhur
Copyrights © 2025