Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan bimbingan klasikal dengan teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan pengendalian diri siswa kelas VIIIC SMP Negeri 4 Madiun. Latar belakangnya adalah masih adanya siswa yang kurang mampu mengendalikan diri, seperti mudah marah dan bertindak impulsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dalam bentuk Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK), dengan subjek 32 siswa. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan evaluasi kegiatan. Tindakan dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, keterlibatan siswa masih rendah, tetapi meningkat pada siklus kedua dan disertai perubahan perilaku yang lebih baik. Hasilnya, rata-rata skor pengendalian diri naik dari 59,6 (pretest) menjadi 77,4 (setelah siklus II). Jumlah siswa dengan pengendalian diri tinggi meningkat, sedangkan yang rendah menurun menjadi nol. Ini menunjukkan bahwa teknik sosiodrama efektif dalam membantu siswa mengendalikan diri. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk digunakan dalam layanan bimbingan di sekolah
Copyrights © 2025