Urgensi penelitian ini muncul dari rendahnya pemanfaatan dan integrasi situs budaya lokal Taman Arkeologi Leang-Leang dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar, sehingga diperlukan pengembangan sumber belajar kontekstual yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menumbuhkan kesadaran pelestarian budaya di kalangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi objek-objek di kawasan Taman Arkeologi Leang-Leang yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif kualitatif, yang berarti bahwa penelitian ini berfokus pada identifikasi dan penjabaran berbagai objek di lokasi taman Arkeologi Leang-leang yang dipilih sebagai sumber belajar IPS untuk mendukung pembelajaran kontekstual. Penelitian ini mengidentifikasi titik-titik lokasi dengan mempertimbangkan aspek geografi, sejarah, dan budaya, serta relevansi dengan kurikulum IPS tingkat SD. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi visual dan audiovisual, serta pemetaan lokasi, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari literatur ilmiah dan referensi daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan lima titik lokasi utama yang berpotensi menjadi sumber belajar IPS, yaitu Leang Pettakere, Leang Pettae, Taman Batu, Sungai Leang-Leang, dan Pusat Informasi Gambar Prasejarah. Pemanfaatan kelima situs ini dalam pembelajaran kontekstual berkontribusi pada peningkatan keterlibatan siswa, pemahaman materi secara lebih konkret, serta penanaman nilai-nilai pelestarian budaya lokal.
Copyrights © 2025