Persalinan secara Sectio Caesarea (SC) pasien akan mengalami rasa nyeri biasanya muncul 4-6 jam setelah proses persalinan selesai, perawatan nyeri dapat dilakukan dengan terapi obat-obatan maupun terapi non farmakologi, salah satu terapi nonfarmakologi ialah terapi foot massage. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh terapi foot massage terhadap nyeri pada ibu post partum dengan sectio caesarea di RSUD Cibinong. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus dengan jumlah responden sebanyak 8 ibu post partum dengan sectio caesarea. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini menggunakan numeric rating scale (NRS) untuk mengukur intensitas nyeri dan lembar standar operasional prosedur (SOP) terapi foot massage. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil studi kasus menunjukan bahwa setelah dilakukan terapi foot massage terhadap nyeri post sectio caesarea rata-rata mengalami penurunan intensitas nyeri, yang memiliki tingkat nyeri sedang (4-6) sebanyak 2 orang (25%) dan nyeri ringan (1-3) sebanyak 6 orang (75%). Berarti terapi foot massage mempunyai pengaruh terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien post sectio caesarea di RSUD Cibinong. Terapi foot massage dapat menjadi salah satu alternatif terapi non farmakologi dalam memberikan asuhan keperawatan untuk mengurangi nyeri pada ibu post partum dengan sectio caesarea.
Copyrights © 2025