Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengetahuan yang dimiliki siswa kelas VII UPT SMP Negeri 016 Nagasaribu V Humbang Hasundutan tentang olahraga tradisional sebagai bagian dari budaya lokal yang perlu dilestarikan. Olahraga tradisional tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media untuk menentukan karakter, mengembangkan kebutuhan sosial, dan menghasilkan nilai-nilai budaya bangsa. Di era globalisasi ini, minat dan pengetahuan generasi muda terhadap olahraga tradisional masih terbatas, sehingga perlu dilakukan evaluasi kembali terhadap pengetahuannya sebagai landasan dalam menetapkan tujuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data berbasis wawancara yang diberikan kepada 24 siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase siswa Kelas VII UPT SMP Negeri 016 Nagasaribu V Humbang Hasundutan yang mampu mengikuti program pendidikan jasmani mencapai angka tertinggi baru yaitu 58,33%. Satu siswa (4,17%) masuk dalam kategori “sangat rendah”, dua siswa (8,33%) masuk dalam kategori “rendah”, empat belas siswa (58,33%) masuk dalam kategori “semang”, empat siswa (16,67%) masuk dalam kategori “baik”, dan tiga siswa (12,50%) masuk dalam kategori “sangat baik”.
Copyrights © 2025