Industri halal mengalami pertumbuhan signifikan di berbagai negara dan menjadi salah satu sektor strategis dalam perekonomian global. Namun, pertumbuhan tersebut sering kali tidak dibarengi dengan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan, khususnya di negara-negara berkembang. Ketimpangan antara ekspansi industri halal dan daya dukung ekologis menimbulkan tantangan serius yang perlu ditelaah lebih dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak industri halal terhadap keberlanjutan lingkungan dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dari berbagai sumber literatur yang relevan dan mutakhir. Data yang diperoleh dianalisis secara naratif dan tematik untuk mengidentifikasi keterkaitan antara praktik industri halal dan prinsip keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara retorika etis industri halal dan realitas operasionalnya yang kerap mengabaikan tanggung jawab ekologis. Industri halal memiliki potensi untuk mendorong produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab, namun masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan kebijakan. Oleh karena itu, dibutuhkan reorientasi strategi pengembangan industri halal yang berlandaskan pada nilai-nilai ekonomi Islam guna mencapai keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Copyrights © 2024