Kesejahteraan finansial merupakan faktor esensial yang memengaruhi dinamika dalam kehidupan pernikahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kesejahteraan finansial dengan tingkat stres dalam pernikahan di Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pasangan suami istri yang telah menikah minimal dua tahun. Instrumen berupa kuesioner skala Likert mengukur persepsi kesejahteraan finansial dan tingkat stres. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kesejahteraan finansial dan stres pernikahan (r = -0,62, p < 0,01). Data menunjukkan bahwa pasangan dengan pendapatan di atas UMR mengalami stres lebih rendah. Temuan ini menjadi dasar penting dalam praktik konseling pernikahan, di mana materi literasi keuangan dan manajemen ekonomi rumah tangga perlu diintegrasikan dalam layanan konseling.
Copyrights © 2025