Teknologi berperan besar dalam mendukung berbagai aspek kehidupan manusia, terutama dalam hal distribusi informasi. Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II, sebagai unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memiliki tanggung jawab strategis dalam pengelolaan sumber daya air di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kompleksitas pengelolaan anggaran yang mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya menuntut adanya sistem pencatatan keuangan yang andal, terstruktur, dan mampu mendukung akuntabilitas serta transparansi birokrasi. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dikembangkan sebuah sistem informasi pencatatan keuangan berbasis digital dengan pendekatan Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Sistem ini terdiri atas fitur-fitur utama seperti login, dashboard anggaran, manajemen program kerja, pencatatan transaksi anggaran masuk dan terpakai, serta pelaporan keuangan secara dinamis. Hasil evaluasi terhadap implementasi sistem dinilai menggunakan User Acceptance Test (UAT) yang mencakup lima kategori penilaian yaitu kegunaan, efisiensi, keandalan, pelatihan & dukungan serta kepuasan. Hasil ini menunjukkan bahwa perangkat lunak yang dikembangkan berhasil memenuhi kebutuhan dan mitra merasa puas dengan hasil sistem informasi tersebut dengan rata-rata kepuasan mencapai 86%. Secara keseluruhan, sistem dinilai cukup baik dan membantu pekerjaan, terutama dari segi kemudahan penggunaan, dan efisiensi proses.
Copyrights © 2025