Latar Belakang: Karies adalah penyakit jaringan gigi yang ditandai pada kerusakan jaringan, mulai dari permukaan gigi email, dentin dan meluas ke pulpa. Makanan jajanan salah satu makanan yang dikenal luas di masyarakat, terutama dikalangan anak-anak sekolah. Pola makan seimbang adalah suatu cara mengatur jumlah dan jenis makanan dalam bentuk makanan sehari- hari yang terdapat gizi seimbang menjadi zat pembangun serta zat pengatur pada tubuh. Menyikat gigi setelah makan dapat membersihkan sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi sehingga dapat mencegah terbentuknya plak. Bahan dan metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Uji statistic yang digunakan adalah uji chi-Square. Pembahasan: Mengetahui hubungan konsumsi jajanan dan kebiasaan menyikat gigi terhadap karies gigi pada siswa kelas 5-6 SD. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan nilai p-value Pada konsumsi jajanan sebesar 0,924 yang lebih besar daripada 0,05 (p-value0,05) yang menunjukkan tidak terdapat hubungan konsumsi jajanan terhadap karies gigi, tetapi pada kebiasaan menyikat gigi didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 yang lebih kecil dari pada 0,05 (p-value0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan kebiasaan menyikat gigi terhadap karies gigi. Kesimpulan: Pada penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan konsumsi jajanan terhadap karies gigi, namun terdapat hubungan kebiasaan menyikat gigi terhadap karies gigi pada siswa kelas 5-6 SDI Kampus Universitas Hasanuddin 1.
Copyrights © 2025