Penggunaan pupuk organik seperti vermikompos merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah menurunnya kesuburan tanah dan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Akan tetapi, belum semua petani menerapkan teknologi tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi petani dalam menerapkan teknologi vermikompos di Desa Gentan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. Masalah utama yang diteliti adalah bagaimana tingkat motivasi petani dari aspek otonomi, kompetensi, dan keterkaitan mempengaruhi penerapan teknologi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 24 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi otonomi dan keterkaitan berada pada kategori tinggi, sedangkan motivasi kompetensi masih tergolong sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi petani sangat diperlukan untuk mendukung adopsi teknologi vermikompos secara lebih luas dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025