Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENDUGAAN UMUR SIMPAN BENIH PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS IR 64 DENGAN BERBAGAI JENIS KEMASAN Endah Puspitojati; Maharani Anugrah Isma Haya; Budi Wijayanto
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v12i2.2528

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi penurunan mutu dan pendugaan umur simpan benih padi varietas IR 64 dengan menggunakan model Accelerated ShelfLife Testing (ASLT) dengan menggunakan tiga perlakuan suhu  dan kemasan yang berbeda. Suhu penyimpanan benih padi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 30°C, 40°C, dan 50°C menggunakan dua jenis kemasan yaitu aluminium foil dan plastik Polypropylene (PP) selama lima minggu penyimpanan. Parameter penurunan mutu benih adalah perubahan kadar air dan daya kecambah. Daya berkecambah juga digunakan sebagai parameter untuk memprediksi umur simpan benih padi. Hasil penelitian menunjukan penurunan mutu benih padi varietas IR 64 selama penyimpanan menggunakan kemasan aluminium foil terjadi pada suhu 50°C yaitu pada minggu kedua sampai dengan minggu kelima dengan daya berkecambah mencapai dibawah 80%. Pada penyimpanan menggunakan kemasan plastik PP daya berkecambah dapat dipertahankan masih di atas 80% selama lima minggu penyimpanan. Hasil pendugaan umur simpan benih yang disimpan pada kemasan plastik PP adalah 384 hari (13 bulan) penyimpanan dan pada kemasan aluminium foil lebih singkat yaitu sekitar 116 hari (4 bulan) penyimpanan.
ANALISIS INPUT ENERGI MINIMAL UNTUK MENGHIDUPKAN MESIN TRAKTOR TANGAN Geraldo Adinugra Rimartin; Bayu Wijaya; Budi Wijayanto; Shyntia Atica Putri
AGRIBIOS Vol 21 No 1 (2023): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i1.2785

Abstract

Proses yang ingin dihindari ketika akan mengoperasikan traktor tangan adalah pada saat melakukan starting menggunakan engkol tangan untuk menghidupkan mesinnya karena dianggap melelahkan bagi operator, apalagi ketika tidak langsung berhasil dan harus diluang berkali-kali. Penelitian analisis input energi minimal untuk menghidupkan mesin traktor tangan bertujuan membantu menganalisis besaran nilai energi yang dibutuhkan pada setiap kali proses starting melalui penggunaan rumus energi kinetik (EK) pada komponen roda gila (flywheel). Hasil analisis nilai input energi minimal untuk menghidupkan mesin traktor tangan dengan mesin diesel yang memiliki daya maksimal 8,5 hp diperoleh sebesar 353,82 joule (≈ 0,098 watt-jam). Nilai tersebut diperoleh berdasarkan dari nilai kecepatan putar dan berat/massa pada komponen roda gila (flywheel) melalui pengukuran lapangan. Nilai kecepatan putar roda gila (flywheel) yang digunakan adalah nilai yang paling rendah (nmin) dari beberapa percobaan, yaitu sebesar 359,61 rpm yang diukur menggunakan tachometer, sedangkan berat/massa roda gila (flywheel) yang digunakan sebesar 30 kg.
Automated Infusion Monitoring Device Using Arduino-Based IoT (Internet of Things) Budi Wijayanto; Andi Hermawan; Linda Marlinda
Journal of Computer Networks, Architecture and High Performance Computing Vol. 5 No. 2 (2023): Article Research Volume 5 Issue 2, July 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/cnahpc.v5i2.2594

Abstract

Efforts to improve healthcare services in the medical world are being made by implementing rapidly evolving Computer and Information Technology. In the medical field, particularly in infusion procedures, this is the most commonly used device. The function of infusion is to administer fluids or medication into the body through an intravenous route at a constant rate for a specific period. Infusion is performed for patients who urgently need medication or require a continuous and slow administration of fluids due to dehydration. However, during implementation in the field, issues may arise due to a lack of medical personnel and nursing errors, especially considering the ongoing Covid-19 conditions. An automated infusion monitoring device is one of the solutions created to ease the nursing process by monitoring and regulating the infusion flow rate through a monitor that displays real-time fluid volume in the nurse's area. The author employs an Arduino Mega 2560 as the data reader, a Load Cell sensor to measure the weight of the fluid in the infusion, a Servo to control the infusion flow rate, and an ESP module to connect to the server
Kajian Mutu Benih Mentimun Baby (Cucumis sativus L.) Pada Berbagai Media Tanam: Study Of The Seeds Quality Of Small Cucumber (Cucumis sativus L.) On Various Growing Media Ashari, Hasan; Aziza, Elea Nur; Wijayanto, Budi
Jurnal Agrisistem Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v19i2.280

Abstract

Mentimun baby varietas Semi F1 merupakan salah satu dari banyaknya varietas mentimun baby. Beberapa kegiatan yang menunjang produktivitas mentimun salah satunya dengan perbaikan sistem budidaya tanaman dengan benih bermutu. Pembibitan merupakan salah satu tahapan budidaya yang berfungsi untuk menjamin benih menjadi bibit yang unggul agar nilai produktivitas meningkat. Penelitian dilakukan pada Juni - Juli 2023 dii Green House Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, Ceileiban, Tahunan, Umbulharjo, Daerah Istimewah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu komposisi media tanam dengan 7 ulangan. Data yang diperoleh selanjutnya diuji menggunakan sidik ragam ANOVA taraf 5%, jika perlakuan berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunaan berbagai komposisi media tanam berpengaruh nyata pada daya berkecambah, indeks vigor, kecepatan tumbuh, dan keserempakan tumbuh pada bibit mentimun. Perlakuan media tanam P3 (Tanah; Arang Seikam; Pupuk Kotoran Kambiing), merupakan komposisi media yang menghasilkan mutu benih terbaik
Optimizing Agricultural Mechanization to Enhance The Efficiency and Productivity of Farming In Indonesia: A Review Wijayanto, Budi; Puspitojati, Endah
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v8i3.493

Abstract

Agricultural mechanization has emerged as a cornerstone of modernizing the agricultural sector in Indonesia, playing a pivotal role in enhancing productivity and efficiency. The growing population and the necessity for increased agricultural output have driven the adoption of mechanization to overcome challenges such as labor shortages and the adverse effects of climate anomalies. The introduction of agricultural equipment follows a selective principle by considering the local area's socioeconomic conditions. Future agricultural mechanization utilizes technologies based on weather analysis, soil sensor information, and satellite and drone imaging that can increase agricultural productivity. Precision agriculture innovation to improve the accuracy of farm business management is carried out by utilizing sensor systems, drones, remote sensing, digital technology, and the Internet of Things (IoT) to collect, process, and present data that smart farming systems will use. Integrated information system innovations for the supply chain are designed to bridge farmers, distributors, markets, and end buyers by utilizing mobile applications. The traditional to modern transition process and the implementation of smart digital farming require mentoring and field learning in the agricultural process from upstream to downstream. This review provides a comprehensive overview of the development, challenges, opportunities, and prospects of agricultural mechanization in Indonesia, offering insights into how these efforts can support the country's economic growth and food security. Materials were prepared from various sources, including development planning documentation program reports, evaluation, and critical analysis of different research results.
TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN PETANI TERHADAP PADI (Oryza Sativa L) VARIETAS INPARI 32 DI DESA TELUK DAUN KECAMATAN AMUNTAI UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Wijayanto, Budi; Jurkani, Jurkani; Sumaryanto, Sumaryanto
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i1.12295

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan petani terhadap padi varietas inpari 32. Metode pengumpulan data dengan metode deskriptif adalah proses mengumpulkan dan mengukur informasi tentang variabel-variabel yang diteliti dengan cara sistematis yang memungkinkan seseorang untuk menjawab pertanyaan yang ditanyakan, dalam metode pengumpulan data kuantitatif dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya, kuisioner, wawancara dan, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada indikator aspek pengetahuan petani dalam penggunaan padi varietas inpari 32 berdasarkan indikator dengan rata-rata persentase 58,45% termasuk dalam ketegori sedang. Sikap petani dalam penggunaan padi varietas inpari 32 berdasarkan indikator dengan rata-rata persentase 78,33% termasuk dalam ketegori tinggi. Keterampilan petani dalam penggunaan padi varietas inpari 32 berdasarkan indikator dengan rata-rata persentase 75,83% termasuk dalam ketegori sedang. Desain pemberdayaan pada kajian ini Skor rata-rata pre test adalah sebesar 55.19% dan setelah penyuluhan skor rata-rata petani menjadi 90,12%. Secara keseluruhan sasaran mengalami peningkatan setelah penyuluhan sebesar 34,94% dari hasil pre test dan post test yang diperoleh.Kata Kunci : Inpari 32; Keterampilan; Pengetahuan; Sikap
TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN PETANI TERHADAP PADI (Oryza Sativa L) VARIETAS INPARI 32 DI DESA TELUK DAUN KECAMATAN AMUNTAI UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Wijayanto, Budi; Jurkani, Jurkani; Sumaryanto, Sumaryanto
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i1.12295

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan petani terhadap padi varietas inpari 32. Metode pengumpulan data dengan metode deskriptif adalah proses mengumpulkan dan mengukur informasi tentang variabel-variabel yang diteliti dengan cara sistematis yang memungkinkan seseorang untuk menjawab pertanyaan yang ditanyakan, dalam metode pengumpulan data kuantitatif dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya, kuisioner, wawancara dan, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada indikator aspek pengetahuan petani dalam penggunaan padi varietas inpari 32 berdasarkan indikator dengan rata-rata persentase 58,45% termasuk dalam ketegori sedang. Sikap petani dalam penggunaan padi varietas inpari 32 berdasarkan indikator dengan rata-rata persentase 78,33% termasuk dalam ketegori tinggi. Keterampilan petani dalam penggunaan padi varietas inpari 32 berdasarkan indikator dengan rata-rata persentase 75,83% termasuk dalam ketegori sedang. Desain pemberdayaan pada kajian ini Skor rata-rata pre test adalah sebesar 55.19% dan setelah penyuluhan skor rata-rata petani menjadi 90,12%. Secara keseluruhan sasaran mengalami peningkatan setelah penyuluhan sebesar 34,94% dari hasil pre test dan post test yang diperoleh.Kata Kunci : Inpari 32; Keterampilan; Pengetahuan; Sikap
Automated Infusion Monitoring Device Using Arduino-Based IoT (Internet of Things) Wijayanto, Budi; Hermawan, Andi; Marlinda, Linda
Journal of Computer Networks, Architecture and High Performance Computing Vol. 5 No. 2 (2023): Article Research Volume 5 Issue 2, July 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/cnahpc.v5i2.2594

Abstract

Efforts to improve healthcare services in the medical world are being made by implementing rapidly evolving Computer and Information Technology. In the medical field, particularly in infusion procedures, this is the most commonly used device. The function of infusion is to administer fluids or medication into the body through an intravenous route at a constant rate for a specific period. Infusion is performed for patients who urgently need medication or require a continuous and slow administration of fluids due to dehydration. However, during implementation in the field, issues may arise due to a lack of medical personnel and nursing errors, especially considering the ongoing Covid-19 conditions. An automated infusion monitoring device is one of the solutions created to ease the nursing process by monitoring and regulating the infusion flow rate through a monitor that displays real-time fluid volume in the nurse's area. The author employs an Arduino Mega 2560 as the data reader, a Load Cell sensor to measure the weight of the fluid in the infusion, a Servo to control the infusion flow rate, and an ESP module to connect to the server
Teknik Polinasi pada Produksi Benih Mentimun Hibrida 1060 (Cucumis Sativus L.) Agus Diantoro; Budi Wijayanto; Elea Nur Aziza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik polinasi berupa pemilihan posisi buah dan jumlah hari polinasi terhadap produksi benih mentimun hibrida 1060. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua faktor, yaitu pemilihan posisi buah (batang utama, cabang samping dan control) dan jumlah hari polinasi (3 hari polinasi, 4 hari polinasi, dan 5 hari polinasi), yang dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati terdiri dari jumlah buah per tanaman, bobot basah benih per buah, bobot kering benih per buah, dan jumlah benih per buah. Analisis data dilakukan menggunakan sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5%, apabila hasil penelitian menunjukkan berpengaruh nyata maka akan dilakukan uji lanjut menggunakan (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Setiap perlakuan bersifat independen seperti teknik polinasi berupa pemilihan posisi buah (P) menunjukkan hasil yang berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah buah dan bobot basah benih per buah, namun pada parameter lainnya seperti bobot kering benih per buah dan jumlah benih per buah tidak berpengaruh nyata. Kemudian pada perlakuan jumlah hari polinasi (H) pengaruh yang nyata hanya ditunjukkan pada parameter jumlah buah per tanaman, sementara pada parameter lainnya menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata.
Kajian Karakter Morfologi 5 Aksesi Cabai (Capsicum annuum L.) Koleksi CV Multi Global Agrindo: Penelitian Jihan Asla Firyal; Elea Nur Aziza; Budi Wijayanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.656

Abstract

Cabai adalah satu dari sejumlah komoditas hortikultura yang mempunyai peranan ekonomi yang krusial di Indonesia, dengan permintaan yang terus meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan karakter morfologi dari lima aksesi cabai yang dapat menunjang pengembangan varietas unggul. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas cabai ialah dengan menciptakan varietas unggul baru melalui program pemuliaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lima aksesi cabai koleksi CV Multi global Agrindo berdasarkan karakter morfologi. Penelitian ini dilaksanakan di dalam screenhouse. Penelitian ini mengamati lima aksesi masing-masing aksesi ada tiga tanaman yang diamati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan pengamatan langsung pada tinggi tanaman, bentuk daun, dan karakter buah pada setiap aksesi. Hasil penelitian ini menunjukkan dari lima aksesi mempunyai tingkat kemiripan 0%. Penelitian ini menunjukkan bahwa galur cani memiliki tinggi 77 cm dengan bentuk daun lanset berukuran 7,2 cm dan buah yang berbentuk narrowly triangular. Galur heni memiliki tinggi tanaman 76 cm, daun berukuran 9,0 cm, dan bentuk buah horn-shape. Analisis cluster membagi karakter tanaman menjadi dua kelompok besar A1 yang terdiri dari rose dan nile dan A2 terdiri dari heni, ciko dan cani. Pada similariry 75% menghasilkan 5 cluster dan masing-masing cluster memiliki potensi dengan karakter yang berbeda. Karakteristik pada setiap aksesi menunjukkan variasi yang signifikan, yang dapat dimanfaatkan pada program pemuliaan untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas cabai. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna untuk petani dan peneliti dalam upaya pengembangan varietas cabai yang lebih unggul.