Metode yang praktis, cepat, dan tidak merusak sampel sangat diperlukan dalam mengukur luas daun karet. Luas daun karet merupakan salah satu parameter pertumbuhan tanaman yang diperlukan untuk melakukan analisis pertumbuhan dan proses fisiologis tanaman termasuk laju fotosintesis dan transpirasi. Salah satu metode non-destruktif yang banyak digunakan untuk memperkirakan luas daun adalah metode persamaan alometrik menggunakan perhitungan regresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai koefisien daun (k) untuk memprediksi luas daun karet klon IRR 112. Penelitian ini dilakukan dari Juli hingga Agustus 2021 di Pusat Penelitian Karet, Sembawa, Sumatera Selatan, Indonesia. Pengukuran luas daun dilakukan dengan metode gravimetri. Hasil penelitian kemudian digunakan untuk menentukan koefisien daun (k) menggunakan data panjang dan lebar daun. Kalibrasi dan validasi dilakukan dengan menggunakan parameter goodness of match (GOM), koefisien korelasi Pearson (R), koefisien determinasi (R2), dan root mean square error (RMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai k untuk klon karet IRR 112 masing-masing adalah 0,622. Selanjutnya, validasi model menunjukkan bahwa nilai GOM, R, dan R2 berada di atas 0,98 serta RMSE sekitar 1,7 cm2. Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa model ini cukup akurat untuk memprediksi luas daun dari data panjang dan lebar daun.
Copyrights © 2025