Pendidikan berperan penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui penguatan literasi sains yang menjadi kompetensi utama abad ke-21. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem-Based Learning terhadap literasi sains siswa kelas XI di SMAN 7 Mataram. Penelitian menggunakan metode quasi-experimental dengan desain penelitian non equivalen control group design. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh siswa kelas XI IPA di SMAN 7 Mataram. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling berdasarkan pertimbangan tertentu yang relevan. Instrumen yang digunakan berupa soal essay literasi sains yang dikembangkan berdasarkan indikator dari OECD 2018. Uji asumsi klasik menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan linieritas. Analisis data menggunakan uji ANCOVA bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penerapan model Problem-Based Learning terhadap literasi sains siswa, dengan nilai signifikansi 0,028 (< 0,05). Model Problem-Based Learning dinilai efektif karena mendorong siswa berpikir kritis, mencari solusi, dan mengaitkan konsep ilmiah dengan masalah nyata. Tahapan dalam Problem-Based Learning seperti identifikasi masalah, investigasi, kolaborasi, dan presentasi turut mengembangkan keterampilan berpikir ilmiah yang dapat meningkatkan literasi sains siswa. Oleh karena itu, Problem-Based Learning layak diterapkan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan literasi sains siswa.
Copyrights © 2025