Peternakan ayam ras petelur yang dilakukan dengan sistem intensif menyebabkan tingkat animal welfare menjadi rendah. Hal ini terjadi dikarenakan selama hidupnya, ayam ras petelur dipelihara di dalam kandang. Peningkatan performa dan keamanan pangan perlu memperhatikan animal welfare sehingga dapat meningkatkan performa ayam petelur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas tingkah laku dan performa ayam ras petelur yang dipelihara pada sistem pemeliharaan berbeda. Metode penelitian ini menggunakan ayam petelur umur 15 minggu berjumlah 20 ekor untuk masing-masing sistem pemeliharaan. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (intensif, free-range pola continuous, free-range pola rotational 2 kali, dan free-range pola rotational 4 kali), masing-masing 4 ulangan. Hasil penelitian aktivitas tingkah laku menunjukkan hasil yang sangat aktif pada perlakuan free-range pola rotational 4 kali. Sistem pemeliharaan yang berbeda berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap konsumsi pakan dan pertambahan berat badan (PBB). Dapat disimpulkan bahwa sistem pemeliharaan free-range pola rotational 4 kali dapat meningkatkan aktivitas tingkah laku ayam ras petelur sedangkan sistem pemeliharaan intensif dapat meningkatkan konsumsi pakan dan PBB.
Copyrights © 2025