Abortus merupakan masalah dunia yang mempengaruhi kesehatan, kesakitan dan kematian serta kelangsungan reproduksi wanita. Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2013 menunjukkan, angka kematian ibu (AKI) meningkat dari tahun-tahun sebelumnya yaitu mencapai 359 per 100.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian abortus di Rumah Sakit Tadjuddin Chalid Makassar Periode Januari-Desember 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survey deskriptif hal ini dimaksudkan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi abortus di Rumah Sakit Tadjuddin Chalid Makassar Periode Januari- Desember 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang dirawat di Rumah Sakit Tadjuddin Chalid Makassar periode Januari-Desember Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 675 ibu yang melahirkan di Rumah Sakit Tadjuddin Chalid Makassar Periode Januari-Desember 2022, yang mengalami kejadian abortus ternyata yaitu 276 kasus (40, 89%) dan yang tidak mengalami abortus yaitu 399 kasus (59,11%), dari 276 kasus abortus ternyata angka tertinggi dari faktor umur ibu adalah pada umur < 20 Tahun dan > 35 Tahun sebanyak 179 kasus (64,86%) dan yang terendah pada umur 20-35 tahun sebanyak 97 kasus (35,14%), faktor tingkat pendidikan ibu adalah tingkat pendidikan SLTP yaitu sebanyak 155 kasus (56,16%), sedangkan yang terendah pada tingkat pendidikan SLTA yaitu sebanyak 121 kasus (43,84%), dan didapatkan dari 31 kasus abortus ternyata angka tertinggi dari faktor paritas ≥ 4 yaitu sebanyak 165 kasus (59,78%), dan terendah pada paritas < 3 yaitu sebanyak 8 kasus (40,22%).
Copyrights © 2023