Pelayanan gizi di rumah sakit memiliki peranan penting dalam mendukung penyembuhan pasien, namun masih dihadapkan pada tantangan seperti tingginya sisa makanan dan kurangnya tindak lanjut diet pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan layanan gizi di RSU Nurhayati Garut sebagai profit center melalui pendekatan mix method dengan desain concurrent triangulation. Data dikumpulkan dari 10 informan internal dan 82 pasien rawat inap, serta dianalisis menggunakan Model Bisnis Kanvas, analisis SWOT, dan pendekatan SERVQUAL untuk menilai kualitas layanan. Hasil menunjukkan bahwa RSU Nurhayati memiliki potensi untuk mengembangkan layanan gizi menjadi unit yang mandiri secara finansial melalui penyediaan catering sehat dan konsultasi gizi berbasis digital. Skor kualitas pelayanan mencapai 78,88% yang tergolong baik. Strategi pengembangan yang diusulkan meliputi pelatihan SDM, inovasi produk, digitalisasi layanan, perluasan segmen pasar, dan efisiensi operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan perencanaan strategis yang tepat, layanan gizi RSU Nurhayati dapat ditingkatkan kualitasnya sekaligus dikembangkan sebagai sumber pendapatan rumah sakit.
Copyrights © 2025