Penelitian ini membahas pemanfaatan website interaktif sebagai sarana untuk melestarikan dan mengenalkan Kitab La Galigo kepada generasi muda. Budaya, sebagai cara hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi, mengandung nilai-nilai penting bagi masyarakat Bugis, dan La Galigo, yang merupakan salah satu karya sastra terpanjang di dunia, menyimpan kearifan lokal dan identitas budaya. Namun, dalam era digital ini, generasi muda cenderung kurang mengenal warisan budaya tersebut, disebabkan oleh rendahnya minat terhadap budaya lokal, akses terbatas terhadap informasi tentang La Galigo, serta metode penyampaian yang kurang menarik. Jika tidak diatasi, masalah ini dapat mengakibatkan kehilangan identitas budaya dan rendahnya apresiasi terhadap kearifan lokal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website interaktif yang dapat mendigitalisasi teks Kitab La Galigo, memberikan akses informasi yang lebih menarik, dan meningkatkan kesadaran budaya di kalangan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan dan pengembangan website dengan fitur seperti Optical Character Recognition (OCR), gamifikasi, serta potensi penggunaan Augmented Reality (AR). Hasil survei menunjukkan bahwa 85% responden merasa lebih memahami nilai budaya yang terkandung dalam Kitab La Galigo setelah mengakses website, menjadikan media digital ini sebagai alat yang efektif dalam pelestarian budaya.
Copyrights © 2025