Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan teknik vokal perluasan (extended vocal techniques) dalam musik tradisional Aceh, dengan integrasi musik elektronik sebagai upaya memperkuat rasa identitas budaya lokal. Fokus penelitian ini adalah pada vokal tradisional Aceh yang diambil dari genre musik seperti Didong, Saman, dan Seudati, serta bagaimana teknik vokal baru seperti overtone singing dan multiphonics dapat diterapkan tanpa kehilangan esensi budaya lokal. Musik elektronik ditambahkan untuk memperkaya tekstur musik dan memperkenalkan inovasi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik-teknik baru ini dapat meningkatkan ekspresivitas vokal Aceh, sementara elemen elektronik memberikan sentuhan kontemporer yang tetap mempertahankan nilai-nilai budaya tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan penggunaan teknik-teknik baru dalam vokal Aceh sambil memelihara nilai-nilai budaya tradisional. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan tahapan: pemetaan literatur dan analisis data; eksperimen teknik vokal perluasan; integrasi musik elektronik; serta pengumpulan data dan wawancara seniman.
Copyrights © 2025